Anggota DPRD Sleman Jawa Tengah Jadi Calon Gubernur NTT
Oleh Hans Obor
Jakarta, NTT Online - Johanis Richard Riwoe,ST,MA, saat ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Sleman, Jawa Tengah, telah mendeklarasikan diri menjadi calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2008-2013 bersama calon wakilnya Martha yang juga mantan pejabat birokrasi di NTT. Pasangan Gubernur & Wakil Gubernur NTT dengan paket “CAMAR” (Richard & Martha) ini dideklarasikan di Atambua, Timor, pada tgl 20 Januari 2008 .
“NTT perlu diselamatkan karena jumlah busung lapar, gizi buruk serta kemiskinan 1,3 Juta penduduk dan pengangguran yang sangat besar,” tulis Richard dalam email yang diterima NTT Online Kamis (31/1).
Richard menjadi anggota DPRD Kabupaten Sleman untuk periode 2004-2009 dari Partai Damai Sejahtera. Pria kelahiran Kupang pada 3 Juli 1973 dengan pendidikan tertinggi S2 ini juga mengatakan dirinya memilih ibu Martha menjadi wakilnya karena sudah saatnya wanita di NTT diberikan kesempatan & ruang untuk memimpin NTT.
Martha dikenal sebagai salah satu pejabat birokrasi NTT yang bersih dan saat ini menjadi koordinator pemberdayaan wanita seluruh wanita di NTT.
Richard mengatakan cita-cita yang mau dicapainya bersama Martha adalah “Terwujudnya Masyarakat NTT yang Sejahtera, Demokratis, dan Berdaya Saing”.
Sejahtera: Perwujudan keadaan masyarakat yang maju dan tercukupi kebutuhan lahiriah dan batiniah yang ditandai dengan menignkatnya kualitas kehidupan yang layak dan bermartabat karena terpenuhinya kebutuhan ekonomi, sosial dan religius serta terbebas dari sindrom kemiskinan dan predikat propinsi termiskin di Indonesia.
Demokratis: perwujudan komitmen untuk melembagakan pelibatan yang membuka ruang bagi semua elemen masyarakat untuk turut serta dalam kebijakan dalam rangka mencapai kesejahteraan rakyat.
Berdaya Saing: Perwujudan keadaan masyarakat yang sejahtera memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif sehingga mampu bersaing secara sehat dengan didasari oleh keyakinan akan potensi dan permasalahan yang dimiliki untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.