Ekonomi — NTT Online 29/6/2007

Investor China Lirik Potensi Sumber Daya Mineral di NTT

Kupang, NTT Online - Investor asal China, Golden Shiny Holding Limited, sedang melirik potensi sumber daya mineral seperti mangan (batu kawi), kobal, nikel dan tembaga yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). “Sasaran utama invesitor China itu adalah potensi sumber daya minel di Kabupaten Ngada, sebagaimana dituangkan dalam surat resmi yang ditujukan kepada Gubernur NTT,” kata Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTT, Drs Eduard Gana, di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan, Golden Shiny Holding Limited telah memberi kuasa kepada mitra kerjanya, DK & Associated untuk mengurus proses investasi di Indonesia, terutama di wilayah NTT.

Pejabat Golden Shiny Holding Limited dan DK & Associated segera menemui Gubernur NTT, Piet Alexander Tallo, SH, guna membicarakan rencana investasi yang akan dilanjutkan dengan kegiatan peninjauan lapangan di daerah potensial sumber daya mineral itu.

“Bahkan, mereka berharap pasca peninjauan lapangan itu segera ditindaklanjuti dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah NTT dan Kabupaten Ngada,” ujar Gana mengutip penjelasan Managing Partner DK & Associated, Daniel S. Kuswandi.

Ia menambahkan, investor China itu bersedia menunjukan bukti tentang keuangan (Financial Proff) kepada Pemerintah Provinsi NTT sebagai bukti keseriusan mereka dalam kegiatan investasi asing itu.

Investor asing itu pun akan membawa ahli geologi dari China dan mitra lokal di Indonesia yakni peneliti PT Timor Bross Oil and Gas untuk kepentingan penyelidikan dan ekplorasi sumber daya mineral tersebut.

“Tentu saja dalam kegiatan lapangan, mereka akan didampingi pihak terkait yang ditunjuk Pemerintah Provinsi NTT karena kegiatan eksplorasi berkaitan erat dengan kelestarian potensi sumber daya mineral yang dimiliki suatu daerah,” ujar Gana. antara